Modernisasidi bidang pertanian di Indonesia di tandai dengan perubahan yang mendasar pada pola-pola pertanian, dari cara-cara tradisional menjadi cara-cara yang lebih maju. Gelombang kedua adalah Bimas program intensifikasi tanaman padi (1964-1967). Yang mencakup "bimbingan massal, atau pendidikan, tentang petani" yang didasari pada MODERNISASIPERTANIAN: PERUBAHAN SOSIAL, BUDAYA, DAN AGAMA -----{ xvi }----- desa atau di subak, karena kesibukan dan kemudian akan diganti dengan stem tukar nega nangluk merana : upacara yang diselenggarakan oleh para petani untuk mengusir hama tanaman ngalap cengkeh : memetik buah cengkeh ngalap duren : memetik buah durian DiIndonesia perkembangan teknologi modernisasi di bidang pertanian ditujukan untuk meningkatkan hasil pertanian guna memenuhi kebutuhan pasar. Hal ini menyebabkan perubahan usaha pertanian subsisten kepada usaha pertanian komersil pada daerah- daerah, khususnya di pedesaan. 2) Untuk mengetahui dan mendeskripsikan faktor-faktor apakah yang mempengaruhi modernisasi pertanian. Penelitian ini dilakukan di Desa Masagena Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskripstif kualitatif.Teknik yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.Untuk teknik menentukan xaP1. – Kementerian Pertanian Kementan terus berinovasi dan melakukan modernisasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan menjaga ketahanan pangan. Berbagai inovasi dan modernisasi itu antara lain adalah menghadirkan bibit dari hasil riset yang lebih kuat. Bibit semacam itu sudah diukur dengan baik dan tidak sembarangan Kementan juga menerapkan penggunaan alat mesin pertanian alsintan yang penting dalam menggenjot produktivitas pertanian. “Untuk alsintan, kami sudah ada traktor untuk tempat terapung atau traktor untuk di tempat rawa sudah ada,” kata Menteri Pertanian Mentan Syahrul Yasin Limpo dalam keterangan tertulis. Baca juga Ini Hasil Investigasi Kementan soal Kontaminasi Listeria pada Jamur Enoki asal Korea Selatan Pernyataan itu ia sampaikan saat diundang di acara PrimeTalk Metro TV yang disiarkan secara langsung, Kamis 25/06/2020 dengan tema Menjaga Lumbung Pangan mengenai traktor, Mentan mengatakan bahwa saat ini pun Kementan telah memiliki traktor dengan pola modernisasi. Inovasi lain, imbuh Menteri Syahrul, adalah penggunaan pencitraan satelit untuk mengetahui kebutuhan lahan. “Dengan intervensi modernisasi dan teknologi dari hasil riset, kami bisa mengukur kualitas dan kuantitas yang ingin dicapai. Ini sementara berjalan dan mulai dibiasakan,” ujar dia. Baca juga Kementan Keluarkan Rekomendasi Kegiatan Kurban di Masa Pandemi Covid-19 Teknologi pun, menurut Mentan, sangat berperan penting saat pandemi Covid-19 untuk menjaga kelancaran komunikasi dan koordinasi. “Dengan virtual meeting, setiap saat saya bisa melakukan komunikasi dan mengetahui semua jengkal tanah di seluruh Indonesia untuk mengetahui apa yang sedang terjadi, termasuk berapa pupuk yang dibutuhkan,” kata Syahrul. Mekanisasi pertanian adalah segala aktifitas inovasi teknologi yang bertujuan untuk memudahkan proses bertani. Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, mekanisasi identik dengan penggunaan traktor. Hal ini dikarenakan pada tahun 1946 saat pengenalan teknologi pertanian, traktor merupakan salah satu alat yang diperkenalkan. Sebagai negara agraris, masyarakat Indonesia sudah familiar dengan proses bertani. Namun metode yang digunakan masih konvensional, sehingga membutuhkan tenaga kerja yang banyak, biaya yang besar, hasil produksi yang relatif rendah dan waktu pengerjaan yang lama. Mekanisasi pertanian hadir guna mengatasi permasalahan yang kerap timbul dari penggunaan metode konvensional yang seluruh prosesnya masih mengandalkan tenaga manusia. Traktor sebagai salah satu bentuk implementasi inovasi teknologi di bidang pertanian jelas memberikan dampak yang signifikan bagi para petani. Bayangkan, satu traktor dapat melakukan pekerjaan pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga panen. Bandingkan berapa banyak tenaga manusia yang dibutuhkan untuk mengerjakan pekerjaan tersebut. Dengan penerapan pertanian modern, para petani dapat menghemat tenaga dan mendapatkan hasil produksi yang lebih banyak dalam waktu yang lebih singkat. Memang harus diakui biaya yang harus dikeluarkan untuk memiliki alat dan mesin pertanian tidaklah murah. Namun jika dilakukan perhitungan secara seksama, maka akan terlihat keuntungan yang signifikan antara menggunakan alsintan dan tenaga manusia. Alsintan alat dan mesin pertanian tidak hanya traktor. Ada juga mesin panen combine harvester dan mesin tanam rice transplanter. Tujuan Mekanisasi Mekanisasi membawa perubahan yang besar bagi dunia pertanian. Berikut beberapa hal positif dari penerapan mekanisasi di dunia pertanian Meningkatkan produktifitas tenaga kerja pertanian Meningkatkan produktifitas lahan pertanian Menurunkan biaya produksi Mengurangi beban kerja petani Meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi Penerapan Mekanisasi Penerapan mekanisasi harus memperhitungkan biaya dan pemilihan alsintan yang tepat. Lahan yang akan diolah sangat menentukan alsintan yang digunakan. Dalam penerapannya, persiapan pra penggunaan alat mekanisasi yang harus dilakukan diantaranya adalah Pengelolaan lahan Pengaturan dan manajemen irigasi dan drainase Pembuatan jalur transportasi alsintan dan pengangkutan hasil panen Berdasarkan pengalaman, cara mekanisasi pertanian diawali dengan Penataan lahan Pengendalian air irigasi dan drainase Penerapan teknologi biologis dan kimia Mesin Tanam Mesin tanam hadir untuk memudahkan proses tanam. Jika dulu proses tanam harus melibatkan banyak tenaga manusia, kini sudah hadir berbagai mesin tanam mulai dari tanam padi rice transplanter, singkong cassava planter hingga jagung corn seed planter. Prinsip kerjanya sebagai berikut Pembukaan alur atau membuat lubang Mekanisme penjatuhan benih Penutupan alur atau lubang Mesin Penyiangan Mesin penyiangan digunakan pasca tanam. Tujuannya adalah untuk memelihara lahan dan tanaman. Prinsip kerjanya sebagai berikut Memberantas tumbuhan liar atau tanaman pengganggu Mempertahankan kadar lengas tanah Memacu kerja mikro organisme di dalam tanah agar lebih aktif Mengembangkan kandungan unsur hara tanah Menggemburkan tanah Mesin Pemupukan Proses utama dari pemupukan adalah menambahkan zat tertentu kedalam tanah guna menunjang pertumbuhan dan perkembangan tanaman agar lebih optimal. Pemupukan ada yang ditambahkan langsung pada tanaman dan ada pula yang dialirkan pada saluran irigasi sebagai tambahan nutrisi. Petani harus mengerti mengenai kebutuhan tumbuhan yang ditanami, pupuk dan nutrisi tambahan yang dibutuhkan. Inilah manfaat dari inovasi teknologi biologis di bidang pertanian. Banyaknya jenis pupuk, perbedaan manfaat serta perbedaan cara penggunaan membuat alat untuk pemupukan pun tidak hanya ada satu macam saja. Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta11 Desember 2021 1429Hallo Jihan A, Kakak bantu jawab ya! Jawabannya adalah B. penggunaan satelit cuaca Modernisasi merupakan proses perubahan dari keadaan yang belum maju ke arah yang lebih maju. Penggunaan satelit cuaca merupakan salah satu bentuk digitalisasi dalam bidang pertanian yang sebelumnya penentuan masa tanam hanya menggunakan kalender pertanian manual. Digitalisasi dalam pertanian atau disebut juga dengan digital farming ini menggabungkan naluri petani dengan teknologi seperti citra satelit dan juga GPS, guna membantu petani membuat keputusan terbaik setiap hari, bulan, musim, atau tahun. Dimana, penentuan tempat dan masa tanam ini mudah diprediksi. Evolusi pertanian menuju digital menggunakan informasi berbasis data teknologi mendorong sektor pertanian lebih maju dan cerdas dalam pengambilan keputusan. Sehingga kegagalan dalam panen dapat diminimalisir. Semoga jawabannya membantu ya! – Pertanian modern merupakan teknologi atau inovasi di bidang pertanian yang lebih maju, dari segi mesin, pengendalian hama penyakit sampai panen dan pasca panen. Hal yang membedakan pertanian modern dengan pertanian tradisional adalah perlakuan atau cara perawatan dan budidayanya. Teknologi yang berkembang di Indonesia semakin ke arah yang lebih maju, tergolong cepat pertanian Indonesia mengimbangi dengan negara lain. Pertanian modern yang sekarang ini berjalan memberikan dampak atau respon pada petani dan peternak untuk mereka gunakan sebagai pekerjaan mereka. Pada dasarnya kita bisa melihat dari beberapa hal yang dapat di nilai dari pertanian modern. Faktor yang mendukung pertanian modern adalah Sumber Daya Manusia SDM, benih berkualitas tinggi, hasil pertanian perikanan dan peternakan yang berkualitas, serta mekanisasi berteknologi tinggi. Pada era 2016 petani muda negara kita berkurang dan ini merupakan sumber penghambat bagi negara kita untuk mencapai pertanian modern yang ingin di capai. Faktor utama yang mempengaruhi menurunya minat petani muda menurun adalah ketidak pastian dari bertani, petani di anggap kotor. Peranan pemerintah untuk memajukan pertanian modern untuk negara Indonesia sudah di mulai dari belasan tahun yang lalu, pertanian yang semakin dibutuhkan dan semakin menjadi muka dari negara ini ternyata ada perkembangan namun berlahan. Seperti halnya pertanian jepang mutu kualitas produk pertanian sudah tidak diragukan lagi, kebutuhan konsumen sangat jelas dengan harga yang setabil ini yang di sebut sebagai pertanian modern. Contoh pengembangan pertanian modern Hidroponik Pertanian organik Terintegrasi Pertanian holtikultura Penanaman tanaman atau ikan budidaya menjadi pilar yang mencerminkan dari budidaya pertanian modern, perlakuan yang digunakan untuk pekerjaan hampis semuanya menggunakan mesin dan robot. Pada dasarnya kemajuan ini terletak pada cara berpikir yang berdasarkan konsep alam, saya memberikan gambaran seperti hidroponik. Contoh Konsep Dasar Pertanian Modern Hidroponik Hidroponik hanya baru-baru ini banyak digunakan di Indonesia, konsep dasar dari hidroponik sebenarnya sudah diketahui sejak lama. Hidroponik digunakan oleh para ilmuan untuk meneliti tanaman yang berdasar dari air, namun berbeda lagi jika dibicarakan untuk jaman sekarang, pertanian hidroponik yang tergolong modern itu sudah tidak asing lagi untuk saat ini. Manusia tidak bisa menciptakan alat atau teknologi melebihi batasan tuhan, namun kita bisa berusaha dan mengembangkan segala hal, bukan tidak mungkin untuk pertanian modern sekarang ini diterapkan dan digunakan sebagai pekerjaan kita untuk bertani. Pertanian semakin meningkat kebutuhan namun pertanian modern sepertinya tidak semudah meningkatnya kebutuhan. Mengapa harus pertanian modern ? Kebutuhan pangan pada negara kita tidak bisa dilepaskan, manusia ketergantungan makan, sehingga jika ketersediaan pangan tidak ada maka masyarakat kelaparan. Pertanian modern tentu bisa secara cepat mengatasinya, contohnya lahan yang sempit bisa menghasilkan yang berlimpah dengan waktu yang tergolong cepat. Yang disebut pertanian modern 1. Pertanian modern menjadikan hal yang mungkin menjadi mungkin. 2. Pertanian modern menciptakan kemudahan. 3. Pertanian modern menghasilkan yang berlipat. 4. Pertanian modern menghemat waktu. 5. Pertanian modern memberikan dampak yang positif dan inovatif. Pertanian yang sering sekali kita bahas sebagai pekerjaan, tentunya berbeda lagi dengan pertanian modern. Pertanian modern sangat berkaitan sekali dengan waktu kerja, seperti halnya perkantoran budidaya juga menggunakan waktu yang ditentukan. Jadi pertanian modern merupakan hal penting kita menyikapi segala hal yang berkaitan dengan pertanian dan di sertakan dengan inovasi yang berkembang. Baca juga Menurunnya Minat Menjadi Petani Muda Cara cepat menjadi petani kaya Tips Menjadi Petani Sukses

modernisasi bidang pertanian untuk menentukan masa tanam adalah